Monthly Archives: November 2011

Kymco Free-Ex 110, Mengingat si Penghadang Booming Yamaha Mio di Tahun 2005…

Ngomongin soal matic alias motor dengan transmisi otomatis, bolehlah Yamaha Mio bilang “otomatis duluan” karena mungkin slogan tersebut diarahkan untuk pabrikan Jepang, dimana waktu itu memang Yamaha jadi first mover untuk motor matic diantara pabrikan-pabrikan Jepang. Tapiiii, kita gak boleh begitu saja melupakan salah satu pabrikan Taiwan yang bersama-sama pabrikan China menginvasi kelas matic di awal tahun 2000-an yang waktu itu terkenal dengan Jetmatic, yaitu Kymco.

Sebagai pelopor motor jetmatic di Indonesia, Kymco sadar dengan ancaman Yamaha yang mulai booming dengan Mio-nya waktu itu. Tak mau kehilangan image sebaai pelopor matic, maka Kymco meluncurkan matic dengan desain yang lumayan fresh dari sebelumnya, yaitu Kymco Free-Ex pada sekitar tahun 2005. Tentu saja tujuan diluncurkannya Kymco Free-Ex tak lain tak bukan adalah untuk menjadi lawan head to head Yamaha Mio karena kapasitas mesin yang digendong Free-Ex adalah 110cc.

Seingat saya waktu kemunculan Free-Ex, Kymco menggandeng penyanyi pria yang lagi naik daun, yaitu Ello. Tentu tujuannya adalah untuk menggaet konsumen dengan usia muda dan aktif yang menjadi sasaran potensial buat mereguk penjualan bagus. Seketika iklan Kymco Free-Ex muncul di televisi dengan sedikit sentuhan Black Campaign alias BC (seingat saya waktu itu menampilkan matic lain yang tak lain adalah Mio yang pengendaranya kesulitan bawa belanjaan). Saya juga ingat sebuah artikel di tabloid Motorplus yang mengkomparasikan antara Kymco Free-Ex dan Yamaha Mio.

Beberapa fitur yang dibawa Kymco Free-Ex adalah Bagasi di bawah jok yang cukup besar, tangki bensin 5liter, dek tengah cukup lega, jok lebar dan nyaman serta jok boncenger yang terpisah dan bisa ditekuk (katanya bisa buat sandaran kalo pas lagi riding sendirian), headlamp di tebeng (lampu bego), roda dengan diameter mungil (ring 12), rem depan cakram serta tak lupa mesin 110cc cukup tangguh masbro, Kymco berani membuktikan dengan uji ketahanan mesin Jakarta – Bali – Jakarta dalam 150 Jam di awal peluncurannya tanggal 27 Juni 2005. Konsumsi bensin denger-denger cukup irit juga, bisa di atas 40 km per liternya.

Sayangnya, Kymco Free-Ex tidak menuai hasil yang bagus, apalagi dibandingkan dengan Mio yang menjadi raja matic hingga sekarang. Desain Kymco Free-Ex yang tidak sesuai selera rakyat Indonesia saya kira menjadi salah satu penyebabnya. Kemudian image Kymco sebagai “spesialis matic” masih belum begitu melekat di masyarakat kita. Mungkin karena kemunculan Kymco yang bebarengan dengan invasi mocin ke Indonesia, sehingga sebagian masyarakat mengira Kymco adalah sebuah pabrikan China yang kualitasnya amburadul, padahal di Eropa nama Kymco sudah cukup punya nama lho. Sehingga cuma orang-orang tertentu saja yang memilih Kymco Free-Ex, dengan selera unik atau yang fanatik dengan merk Kymco. Jangan salah, meskipun dalam kondisi rondho (seken), masih ada lhoh yang berminat meminang matic unik ini.
dibikin retro style gini asik juga ya *from FJB kaskusdibikin retro style gini asik juga kan *from FJB kaskus

Cukup segitu saja tentang Kymco Free-Ex, karena cuman segitu memori saya menyimpan ingatan tentang matic satu ini, yang jelas menurut saya Kymco Free-Ex adalah satu usaha Kymco untuk menghadang Yamaha Mio yang booming di sekitar tahun 2005 mengingat waktu itu belum ada lawan yang sekelas dari pabrikan lain. Meski akhirnya tetep gagal menghadang laju Yamaha Mio, teteplah Kymco Free-Ex diinget sebagai salah satu matic yang pernah ngaspal disini.

Salam coolrider fixer 🙂

gambar from googling & FJB kaskus

Selamat Jalan Mas Muhammad “shark” Iskhak

Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun
Kembali dunia perbloggeran roda dua dirundung duka yang mendalam setelah salah seorang “founder” alias pelopor yang dahulu kala bahu-membahu mempertemukan akun FB para blogger dan komentator untuk menjalin silaturahmi lebih dekat, tak lain beliau adalah Mas Muhammad Iskhak yang harus lebih dahulu berpulang ke Rahmatullah…

Tak banyak yang bisa saya ucapkan selain perasaan duka yang mendalam serta doa tulus dari palung hati, semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diberikan cahaya terang disana serta ditempatkan di tempat paling indah di sisi-Nya…amin

Saya yakin, segenap sedulur di dunia blog roda dua, termasuk KOBOYS begitu kehilangan sosoknya dan tidak akan melupakan jasa Mas Iskhak sebagai “pemersatu” cikal bakal paguyuban yang sarat akan silaturahmi ini, bahkan mungkin akan selalu mendoakan yang terbaik untuk almarhum…

Terakhir, semoga keluarga, serta kerabat yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan serta keikhlasan..amin

Selamat jalan sedulur, Selamat jalan Mas Muhammad Iskhak

Hasil Race Motogp Valencia 2011, Kemenangan Dramatis 0,015 Detik jadi penutup Musim Fantastis Stoner

Berakhir sudah musim 2011 yang penuh dengan drama dan kejutan ini setelah dikibarkannya bendera finish race seri terakhir di Sirkuit Valencia. Diawali dengan upacara penghormatan terakhir dari seluruh pembalap dan juga keluarga besar Motogp untuk pembalap fenomenal yang meninggal di Sepang kemarin, Marco Simoncelli dalam tajuk Tribute To Simoncelli, Motogp Valencia ditutup dengan aksi dramatis juara dunia 2011, Casey Stoner.
Continue reading

Hasil Kualifikasi Motogp Valencia 2011, Stoner Tutup Musim dengan Pole ke-12

Sebelumnya saya mau ucapkan Selamat Idul Adha buat sodaraku sekalian 🙂

Oke, Stoner yang sudah menggondol gelar juara dunia semenjak seri Phillip Island beberapa waktu silam nampaknya belum puas begitu saja. Di sesi kualifikasi Motogp Valencia, Stoner menutup musim 2011 ini dengan mencatatkan namanya sebagai pemegang pole position untuk ke-12 kalinya untuk musim ini.

Pos No. Rider Bike Time Diff Diff Previous
1 27 Casey STONER HONDA 1’31.861
2 26 Dani PEDROSA HONDA 1’32.875 1.014 1.014
3 11 Ben SPIES YAMAHA 1’33.057 1.196 0.182
4 14 Randy DE PUNIET DUCATI 1’33.118 1.257 0.061
5 19 Alvaro BAUTISTA SUZUKI 1’33.443 1.582 0.325
6 46 Valentino ROSSI DUCATI 1’33.478 1.617 0.035
7 69 Nicky HAYDEN DUCATI 1’33.656 1.795 0.178
8 4 Andrea DOVIZIOSO HONDA 1’33.824 1.963 0.168
9 8 Hector BARBERA DUCATI 1’34.186 2.325 0.362
10 17 Karel ABRAHAM DUCATI 1’34.265 2.404 0.079
11 35 Cal CRUTCHLOW YAMAHA 1’34.329 2.468 0.064
12 65 Loris CAPIROSSI DUCATI 1’34.671 2.810 0.342
13 24 Toni ELIAS HONDA 1’34.680 2.819 0.009
14 7 Hiroshi AOYAMA HONDA 1’34.838 2.977 0.158
15 89 Katsuyuki NAKASUGA YAMAHA 1’35.999 4.138 1.161
16 41 Josh HAYES YAMAHA 1’36.042 4.181 0.043

 
Salam Coolrider Fixer

Yamaha Alfa, Bebek Family Two Strokes Jadul yang Masih Jadi Idola…

Huhuhuiii, bahas bebek lawas lagi dahhh, Sekarang saya mau bahas salah satu bebek lawas Yamaha dan tentunya karena dahulu yamaha sangat membanggakan mesin 2-stroke, jadi bebek yang akan saya bahas ini bermesin 2-tak berkapasitas 100cc, tepatnya 102cc, yaitu Yamaha Alfa.

Continue reading