Monthly Archives: February 2011

Kopdar Fixer Solo Bersama Masbro Teguh & Masbro Nanang

Minggu kemaren saya dapet pengalaman berkesan karena untuk pertama kalinya saya ikut ngumpul sesama Fixer di Kota Solo, tepatnya Karesidenan Surakarta karena 2 dari 3 fixer yang hadir bukan warga Kota Solo, aslinya saya Karanganyar Tentram, sementara Masbro Teguh aka. Goodday Todie alias suhunya fixer berasal dari Sukoharjo Makmur. Sebenarnya masih ada potensi untuk menghadirkan 3 fixer lagi, yaitu Masbro Tegud (anime), Masbro Gregorius dan Bp. Victor namun sayangnya Masbro Tegud berhalangan karena sakit tipes, sementara Masbro Gregorius dan Bp.Victor tidak memberikan kabar.

Continue reading

Gallery Tim Yamaha di WSBK 2011

Superbike 2011 segera bergulir kembali, para tim pun satu persatu mulai memperkenalkan pasukannya untuk berlaga di musim 2011 nanti, salah satunya yaitu Tim Yamaha WSBK yang baru-baru ini meluncurkan skuadnya untuk tahun 2011. Adalah Eugene Laverty dan pembalap senior Marco Melandri yang dipercaya menjadi joki untuk musim 2011 nanti, kita tahu semua bahwa keduanya adalah pembalap cukup berprestasi, Laverty tahun lalu menjadi runner up di WSS, sementara Melandri, siapa yang tidak kenal pembalap yang satu ini, dimana doi udah malang melintang mengeyam pahit manis di kelas Motogp.

Continue reading

TVS RockZ, Kok Kurang Nge-rock Ya?

Dahulu waktu sekitar pertengahan tahun 2009, TVS mengeluarkan produk berjenis bebek dengan kapasitas mesin 125cc. Yup, apa lagi kalo bukan TVS RockZ yang mengusung tema “musik”, karena di fiturnya terdapat MP3 player yang langsung terintegrasi di motor ini. Bahkan kalo boleh saya bilang, fitur yang tersemat di TVS RockZ adalah yang paling ajib dari motor sekelasnya, motor Jepang sekalipun! Mulai dari kopling ganda, I-econo, I-ride, Music player, charger, SKS, sokbeker gas MIG, pengunci standar tengah, knalpot trioval, dll. Semua itu didapat dengan harga yang relatif sama, bahkan sedikit di bawah kompetitor dari Jepang.

Tapi pada kenyataannya di jalan raya, saya sendiri baru ketemu satu kali saja TVS RockZ lagi ngaspal di daerah saya. Padahal kan sudah setahun lebih sejak motor ini dilaunching kenapa kok jarang sekali yang pakai nih motor? Sayang sekali padahal TVS tidak tanggung-tanggung dalam menyematkan fitur pada TVS RockZ ini, iklannya pun sempat sering nongol di media televisi. Tampaknya masyarakat kita yang “unik” masih belum bisa menerima nama TVS di dunia permotoran. Bayang-bayang brand besar macam Suzuki, Honda dan Yamaha masih melekat di benak masyarakat kita hingga ketakutan akan ketersediaan spare part dan resale value seolah jadi momok buat orang yang mau mencoba merk “lain dari yang lain”. Berbagai penghargaan yang didapat TVS Rockz (Best moped 110-125cc dan Best design moped) belum mampu merubah mindset masyarakat kita terhadap pabrikan non-Jepang. Sampai-sampai di daerah saya, Dealer dan bengkel resmi TVS yang saya ketahui pun sudah tutup sejak lama (kebetulan dulu dealer resmi TVS deket toko game teman saya), kini berubah jadi bengkel biasa.

Berikut beberapa galeri TVS RockZ :

Nih, spesifikasinya :

Mesin
Tipe 4-langkah, SOHC, 1-silinder
Pendingin Udara
Kapasitas 124,5 cc
Diameter x langkah 57 x 48,8 mm
Perbandingan kompresi 9,3: 1
Tenaga maks. 9,8 PS @7.500 rpm
Torsi maks. 9,8Nm @5.500 rpm
Sistem pasokan bbm karburator
Sistem starter Elektrik dan kaki
Pengapian Digital CDI
Sistem kelistrikan 12V, AC, magneto
Batere 12V/4Ah
Lampu depan Halgogen 30/30
Pemindah tenaga
Kopling Ganda, basah, sentrifugal
Transmisi 4 percepatan
Sasis
Suspensi
Depan Teleskopik, monotube, gas
Belakang MIG
Rem
Depan Cakram, piston ganda
Belakang Teromol
Ban & pelek: Depan
Belakang 2,5 x 17
Kapasitas tangki bensin 4 liter
Dimensi
Panjang x lebar x tinggi 1.940 x 1.078 x 665 mm
Jarak sumbu roda 1.260 mm

Yup, itu tadi sekedar pendapat dari saya mengenai TVS RockZ, sebenarnya sayang juga nih motor kurang diterima, padahal secara spek jelas-jelas masih di atas kompetitor sekelasnya dari Jepang. Tapi kembali ke masyarakat juga sih, sebagai “pahlawan” penjualan roda dua di tanah air, karena sulit juga mengalihkan mindset masyarakat kita dari motor Jepang. Jadi saya harus bilang deh kalo TVS RockZ ini kurang ngerock penjualannya 8)

Harusnya gini nih ngerocknya!

Rocker masa depan…xixixi :mrgreen:

Salam coolrider fixer 🙂

pict ambil dari google dan sini

Solusi Buat Yang Pengen Body Kit Mobil Murah Meriah

Sekali-kali saya pengen share tips buat pemilik roda empat, bosen lahhh bahas roda dua terus iya gak? Bagi pemilik roda empat, apalagi yang bertipe sedan pasti memimpikan tampilan keren dan sporty ala mobil sport yang dibalut body kit (seperti mobil-mobil pada game NFS Underground). Tapiiii, pasti pada mikir-mikir seribu kali mengingat biaya untuk membikin body kit juga tidak murah, bisa puluhan juta rupiah kalo body kitnya bagus. Nah, kali ini saya pengen share tips buat pemilik roda empat yang pengen tampil beda dengan penambahan body kit tapi tanpa mengeluarkan biaya yang bikin kantong jebol. Monggo cekidot aja nih…
Continue reading

Oalah, Meresize Ukuran Foto Ternyata Mudah Banget…

Dalam dunia perbolggeran maupun perfacebookan, tidak akan lengkap kalo gak ada gambar atau foto. Seandainya suatu artikel dalam blog tanpa disertai foto, sepertinya akan menjadikan artikel kurang menarik pengunjung. Sebagai contoh saat kita membuat artikel mengenai suatu motor, maka kurang menarik jika kita hanya menampilkan tulisan saja, akan lebih menarik jika kita memasukkan gambar motor yang sedang kita bahas tersebut. Yang jelas, keberadaan gambar sangat signiifkan pengaruhnya buat menarik pengunjung blog. Apalagi kalo blognya spesialis menampilkan gambar-gambar pedes (hot) :mrgreen: .

Continue reading

Haloooo, Suzuki… Kapan FXR Saya Punya Sodara Seper-CBU-an?

Hehehe… Sengaja judulnya saya bikin gitu biar kesannya saya “nembung” baik-baik dengan Suzuki, siapa tau malah didenger pihak Suzuki?
Yups, saya adalah satu penggemar motor produksi Suzuki, khususnya yang datang kesini secara CBU alias Completely Built-Up dan dengan jumlah yang terbatas. Sebagai bukti, 3 produk CBU Suzuki sudah saya tunggangi (Suzuki Raider 125, Suzuki RK-Cool dan last Suzuki FXR150), dan dari ketiganya saya menyatakan dengan tegas, Saya PUAS dengan ketiga produk CBU Suzuki yang pernah saya jajal tersebut, baik secara tampang, performa maupun secara prides (kebanggaan) bisa menaiki produk eksklusif dari Suzuki di jalan raya.


Continue reading

Motor Di Bawah 200cc, Turun!

Suatu pagi saya nganter someone ke Keraton Mangkunegaran Surakarta, tepatnya ke Perpustakaannya untuk nyari bahan buat skripsi. Nah, Saya masuk lewat pintu timur yang dekat kios-kios Ban ang cukup terkenal di kota Solo. Trus pas lagi mau masuk ke keraton ada satu tulisan yang bikin mata saya agak tertarik untuk membacanya, karena cukup besar, jelas dan tegas.
coba liat…

kurang jelas? nih, saya zoom lebih dekat ya…

Hehehe… saya sendiri belum ngerti bener apa maksud tulisan tersebut, apakah untuk melarang motor bebek dinaiki di area keraton ataukah juga termasuk motor sport di bawah 200cc? ataukah cuma moge saja yang boleh dinaiki di dalam area keraton? Tapi kok cuma di atas 200cc, bukan 250cc atau 400cc? Berarti Scorpio masuk segmen moge donk? Apakah dengan pertimbangan bobot motor ya? (pernah coba dorong moge? FXR aja berat!)

Tapi walaupun begitu saya tetep menghormati peraturan Keraton Mangkunegaran, saya parkirkan Fixer di samping gerbang kemudian langsung masuk ke Keraton yang begitu memberikan suasana ayem tentrem dengan alunan gamelan yang begitu menyejukkan hati pas kebetulan ada latihan tari. 🙂 Solo memang termasuk kota yang masih kaya Budaya!

Menurut masbro-masbro bagaimana tuh kira-kira maksud tulisannya?

Salam coolrider fixer 🙂