Fenomena “BEAT-isme” di Daerah Saya

Halo pemirsa blog sekalian, kali ini saya mau bahas tentang satu matic dari Honda yang saya lihat dari kacamata saya sepertinya tengah naik daun, yaitu Honda Beat, khususnya di daerah sekitar saya.

Ya, sebenarnya Beat sudah lama diluncurkan oleh AHM untuk melawan sang raja matic, Yamaha Mio. Yup, Beat pertama kali hadir dengan embel-embel matic irit yang konon katanya hanya dengan 1 liter BBM mampu menempuh 73 km. Entah itu sekedar promosi layaknya kampanye caleg atau memang betul-betul terbukti yang jelas pada iklannya terlihat jelas nyindir sang Kompetitor yang mungkin sudah terlanjur dikenal dengan image borosnya. Beat yang sejatinya adalah Honda Icon di Negeri Gajah putih sono memang mengusung desain simple dan imut, yang mungkin disasarkan untuk anak muda dan memang benar pada kampanyenya Beat mengandalkan artis-artis muda yang enerjik dan aktif.

Nah, yang baru saya sadari akhir-akhir ini adalah di daerah sekitar saya Honda Beat sudah naik pamornya daripada dulu seolah-olah seperti mencemari image Mio sebagai Matic murah dan gahoels. Tercatat, beberapa orang dekat saya mulai beralih ke Beat, bahkan mantan penunggang Mio sekalipun. Beberapa contohnya :
- Kakak saya yang dulu punya Mio, sekarang pakai Beat. Meski awalnya karena terpaksa nglanjutin kreditan sodara tapi akhirnya beliau mengakui lebih enak pakai Beat dengan alasan utama lebih irit.
- Teman kuliah saya, pas masih kuliah dia dibelikan Beat oleh orangtuanya warna orange dan setelah lulus kuliah dan sudah kerja dia beliin adiknya sebuah matic yang sama, Beat! Alesannya sih enak aja, simpel dan irit gitu…
- Teman usaha saya, dulunya adalah penunggang Yamaha Mio, tapi setelah Mionya dijual untuk modal usaha, kini dia beralih ke matic pabrikan seberang, yaitu Honda Beat. Dengan alasan katanya Beat lebih asyik dipakai buat gaoel dan sedang jadi trend anak muda… (lanjutin sendiri dah… :mrgreen: )
- Salah seorang blogger dan komentator kondang Magelang yang juga penakluk Jawa-Bali juga kepincut Beat n menyatakan puas sama Beat itemnya.

So? Ya ini sepertinya jadi sinyalemen kalo Yamaha Mio sudah tak sekuat dulu lagi. Image Mio sebagai matic low-entry idaman sepertinya sudah mulai terkikis oleh Beat. Bahkan sasaran Mio yang juga termasuk ABG-ABG juga sudah mulai melirik Beat sebagai idola matic mereka.

Oiya, Perlu dicatat juga, kebetulan orang-orang dekat yang saya ambil contoh ini tinggal di daerah yang sedikit kota. Sementara untuk daerah saya yang di daerah tempat tinggal saya di kampung sepertinya Yamaha Mio masih jadi lebih jadi favorit dibanding Beat, mungkin kalo dipresentase antara Mio dan Beat adalah 70-30%. Sedangkan di daerah yang sedikit masuk ke perkotaan sepertinya Beat dan Mio mulai seimbang 50-50 lah.

Kalo sudah gini apakah Yamaha mau diem saja dengan Mionya? Kabar-kabar dari Juragan TPT Bang Haji katanya mau muncul matic dari Yamaha sepertinya memang harus dilakukan. Paling tidak ya membenahi kelengkapan fitur pada Mio agar tidak ketinggalan sama kompetitor.

“Satu lagi, ni cuman analisa pribadi saja, gak pake data-data mendetail dan akurat seperti Bank datanya Pak Edo. Selanjutnya soal penjualan-penjualan itu terserah ATPM saja, mau laris mau bangkrut urusan mereka yang jelas saya bukan siapa-siapanya, saya cuman pengguna motor yang cuma bisa menikmati kesemrawutan saja. :mrgreen:”

salam coolrider fixer :)

About these ads

33 responses to “Fenomena “BEAT-isme” di Daerah Saya

  1. PakBambangNunggangJaran

    jaranisme da daerah sampeyan piye?

  2. sependapat dgn daerah sini..sependapat dgn daerah sini..

  3. pernah kepingin……..

  4. 1liter ming iso rata2 38km *dalam kota , yen touring jalan stabil lumayan 45-47km / liter e ,

  5. aku yo wis nduwe…. tarikane mak nyuusss……

  6. wah, FBS ini,,, disinyalir bentar lagi jadi FBH :mrgreen:

  7. dimana mana kok memang

  8. Encen beat lagi booming, lha wong bojoku wae yo rame njaluk ditukok ke matik kuwi

  9. emang irit bangeet.. 73kpl.. bebek aja kalah ..xixixi

  10. ai motore juga beat
    penak kok, tarikane maknyus

  11. sama sekarang klo nyari matic imagenya beat……beat bener bener ngebeat mio….

  12. istri juga minta beat..Skydrive berat, katanya…
    pernah nyobain punya temen…menurut ane sih ke-entengan…kayak naik motor mainan…

  13. kalau buat ane mending Scoopy atau Spacy.
    maklum udah punya paket….

  14. ini dia yang semakin membuat nama AHM semakin dikenal. apalagi jika ada komunitas produk Honda itu sendiri. seperti Beat-isme ;)
    Honda memang mampu membuat produk matic mau pun bebek dengan baik bahkan sangat baik. pokoknya yang setia dengan Honda pasti tidak akan rugi deh ! karna bukti yang dibutuhkan, bukan hanya janji ! kita bisa lihat dari orang di sekeliling kita
    i love Honda :)

  15. temen ane, anggota mio club, malah beli beat, parah kan,,,kalo ane baru aja beli beat gan

  16. nyesel beli beat..baru beberapa hari blm dpt plat nomor.
    masa beli pertamax 20rb buat muter2 perumahan dr kilometer 01-14 abis setengah jarum bensin..
    kalo dipanasin jam 7 pagi, buat muter2 bentar trus jam 5 sore mau dipake lagi hrs di slah2, di starter listrik susah nyala.

    saran saya sebelum beli beat tanyalah ke teman2 yg pakai, tanya kelemahan jgn cm kelebihan aja. biar tidak ada korban lagi seperti saya.
    tau gini mending beli spacy/mio aja dgn harga relatif sama.

  17. enak beat kemana mana…punya 2 biji beat buat sektor usaha…3 bln kmudian beliin matic istri jatuh lah ke mio(biar ada pilihan lain selain honda)…we lha dalah…koyo bumi langit rasane…akhirnya nganggur deh di garasi…motor bulan 1 tahun 2011 odometer masih 500 km…celakanya lagi mau di jual penawaranya hora mbejaji….8,5 jutaan coy…wedian nak iki…harian mending NMP + CBR…maknyusss….

  18. yang laen JADUL akh… wkwkwkwk….

  19. kalo mau asal dapat motor…. mio langsung saya kasih dengan senang hati… kalo mau irit beli beat aja… tapi eh tetapi.. yang kayak financenya.. bukan salesnya…

  20. lbh bagus modelnya Beat, performanya jg lebih demen Beat, lebih narik di tarikan bawah……tapi katanya banyak masalah yah ini mtr, mulai dari sok depan bunyi2 sampe starter yg mbletakk :mrgreen:

    overall, yg paling aye suka dari mtr ini ttep modelnya, bagus dan garis2nya tegas.

  21. ada tida analisa mengenai ini :
    1. masalah model itu relatif ya bagus atau ngaknya, dan masalah
    2. keiritan juga relatif tergantung pemakaian, dan medannya seperti apa, jika pemakaiannya digember terus ya pastinya motor apapun akan boros.
    3. masalah motor beat banyak masalahnya atau tidak, itu tidak dapat ditarik kesimpulan dari pendengaran pendapat orang lain, jika tidak mencoba bagaimana mau tau bagaimana rasanya dan kualitasnya. :-)

  22. durun tau numpak beat

  23. ngirit? kayaknya gak deh. lebih irit pulsarku

  24. beat emang mtor enak di pakai nie,,,,bener2 udah terbukti sampai skrang tidak ada msalah dngan mesinya…prawatanya pun trjangkau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s